Jangan mulai atau kembangkan usaha dengan utang. Daripada utang, mending kumpulkan saja modal, atau cari investor dengan sistem bagi hasil sesuai hukum aqidah muamalah dan syar’i. Karena utang itu sebenarnya bentuk ketidaksabaran dan kekurangan kepercayaan diri kepada rezeki yang sudah Allah tetapkan.

Berutang dalam berbisnis sama juga bisa berarti :

  1. Membayar kepastian dengan ketidakpastian perolehan hasil usaha. Hasil usaha bagaimana pun juga berpotensi kecil, mengecil atau gagal.
  2. Mengembangkan bisnis melebihi kapasitas kemampuan dirinya.
  3. Terlalu percaya pada institusi perbankan / pembiayaan.
  4. Terlalu percaya diri mampu membayar utang, padahal umur belum tentu ada (selain hasil usaha belum tentu sesuai harapan).
  5. Kehilangan daya saing.
  6. Merubah perilaku pelaku usaha.
  7. Akan terkena “Tabiat Buruk Utang”

Kalau pun mau utang, silakan mengutang selama itu ada dalam kondisi darurat. Utang karena kebutuhan darurat dan jaminannya pun jauh lebih besar dari nilai utang itu.

“Bahwasanya  Rasulullah saw pernah membeli makanan dari seorang Yahudi yang akan dibayar pada waktu tertentu di kemudian hari dan beliau menggadaikannya dengan baju besinya.” ( HR Bukhari, no 1926 )

Yuk kita lihat sejumlah *TABIAT BURUK UTANG DI DUNIA & DI AKHIRAT* menurut Komunitas Masyarakat Tanpa Riba, yang dipimpin oleh Bapak Samsul Arifin.

TABIAT BURUK UTANG DI DUNIA

1. Bikin kecanduan, tidak bisa lepas dari lilitan utang.
2. Jumlah nominalnya terus bertambah
3. Beban hidup bertambah
4. Tidak punya masa depan yang cerah
5.  Gelisah pada malam hari,
6. Terhina pada siang hari
7. Menghadapi jalan buntu
8. Berbuat kriminal
9. Terjerumus ke dosa besar syirik
10. Suka bohong atau berdusta kalau bicara
11. Ingkar ketika berjanji
12. Hilang fokus
13. Hilang kemesraan
14. Kehidupannya akan semakin terpuruk
15. Mengakhiri Hidup dengan Bunuh diri

*TABIAT BURUK UTANG DI AKHIRAT*

1. TIDAK mendapatkan SYAFAAT RASULULLAH SAW
2. RUH nya akan tergadai
3. Amal perbuatan baik habis untuk membayar hutang kita
4. Dosa yang kita hutangi akan ditimpuk ke kita Bila kebaikan kita tdk cukup untuk bayar hutang kita
5. TIDAK akan MASUK SURGA walaupun mati SAHID

DOA yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, “Allahuma inni audzubika minal ma’tsam wal maghrom” : “Ya Allah aku berlindung dari dosa dan jeratan hutang