Bertani dengan Hidroponik itu banyak untungnya. Selain hemat air, juga hemat tenaga kerja. Satu orang bisa mengurus 2000 lubang tanam, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga penambahan air dan nutrisinya. Asyik kan ?

Keuntungan lainnya bertani hidroponik adalah hemat waktu. Tak perlu lagi disiram dan dipupuk setiap waktu, jadi kita bisa jalan-jalan tanpa perlu merasa khawatir dengan nasib tanaman kita.

Pada beberapa instansi pemerintahan, malah sekarang justru hidroponik itu sudah menjadi sebuah hiasan. Bahkan ada cerita, saat mau panen, pimpinannya bilang, “Jangan dipanen ya, sayang…. Udah kelihatan bagus dan cantik lingkungan kita !”

Dijumlah jadi satu, semua itu tentu saja jadi hemat biaya. Bagi orang awam, pembuatan instalasi hidroponik itu Nampak atau terkesan mahal dan besar, namun biaya itu sebenarnya hanya pada awalnya saja. Dan selanjutnya ya ngak usah keluar biaya lagi….

Bila kita berminat, kita bisa membuatnya berdasarkan niat awal kita. Mau skala hobi atau komersial ? Keduanya punya peluang bisnis yang sangat besar, mengingat kesadaran masyarakat akan kesehatan, kebersihan dan pangan sehat semakin besar di masyarakat.

Untuk skala hobi misalnya, pasar yang dituju adalah lingkungan sekitar kita. Baik tetangga, orang tua murid di sekolah atau pun pesantren, warung di sekitar rumah hingga orang-orang yang lalu lalang yang tertarik pada tanaman pangan hidroponik.

Nah, bertempat di Sekolah Tani Urban MaksiPlus di Tapos 1 Depok, tanggal 8 Pebruari 2017 lalu diselenggarakan Training Hidroponik Organik MaksiPlus. Alhamdulillah, acara berlangsung lancar, ramai dan antusias.