Tanaman tomat (Lycopersicon esculentum L.) dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi dan dataran rendah, tergantung pada varietas. Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi, ada yang cocok di dataran rendah, namun ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah.

Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0 – 1500 m dpl, namun akan dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi (pegunungan) lebih dari 700 m dpi, dataran medium 200 m – 700 m dpi, dan dataran rendah kurang dari 200 m di atas permukaan laut.

Faktor suhu dapat mempengaruhi warna buah. Idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Pada suhu tinggi di atas 32 ° C tomat cenderung berwarna kuning, sedangkan suhu warna buah cenderung tidak merata tetap.

Tanaman tomat membutuhkan tanah yang gembur, keasaman pH 5-6, antara lain, tanah mengandung sedikit pasir, dan banyak mengandung humus, serta irigasi yang teratur dan cukup dari penanaman sampai panen.

Kelembaban relatif yang dibutuhkan untuk tanaman tomat adalah 80%. Tanaman tomat membutuhkan intensitas cahaya matahari pada kurangnya 10-12 jam setiap hari.

Dengan tidak mengabaikan perhatian kita pada aspek pemilihan benih, penyemaian benih, pengolahan tanah, penanaman benih tomat, pemeliharaan dan perawatann (termasuk penyulapan, penyiangan, pemangkasan, penyiraman dan pengairan, pemasangan lenjeran, pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga penanganan pasca panen, TERBUKTI penggunaan Pupuk Hayati MaxiGrow memberikan “imbal hasil” dan panen yang jauh lebih baik, sebagaimana beberapa bukti foto di bawah ini.

Menarik ?

Yuk ah, kita gunakan Pupuk Hayati Terlengkap MaxiGrow untuk  Tomat kita !