Temperatur atau suhu air di budidaya ikan lele FCS / BIONiC harus kita perhatikan. Suhu mempengaruhi aktivitas proses metabolism dan pencernaan ikan, aktivitas kecepatan berenangnya, nafsu makannya, perkembangan dan pertumbuhannya. Karenanya, lele yang berada di suhu pegunungan relative sulit berkembang dibandingkan di dataran rendah.

Suhu yang terlalu rendah dibawah standar dapat mengakibatkan proses metabolisme menjadi lambat, dan dan pencernaan makanan. Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi pun dapat mengurangi nafsu makan.

Dalam budidayaya sistem bioflok, air mempunyai kapasitas yang besar untuk menyimpan panas sehingga suhunya relatif  konstan dibanding suhu udara.

Panas teriknya matahari yang masuk kolam, relative sebagian besar diserap di lapisan permukaan air. Karenanya, intensitas cahaya matahari semakin kedalam semakin berkurang. Sementara rambatan panas sinar matahari dari lapisan atas ke bawah tergantung kekuatan pengadukan air oleh aerasi. Ada standar kisaran watt pada aerator yang berkisar 8 – 10 watt / m3 pada kolam.

Teknologinya disarankan pilih yang aerator, bukan blower. Pemilihan micro bublle dan nano buble generator jauh lebih baik pada pertumbuhan pembesaran lele.

Aerasi yang ada di dalam kolam juga bisa meningkatkan konsentrasi bahan terlarut dalam air dan meningkatkan penyerapan panasnya. Suhu air mempengaruhi densitasnya. semakin tinggi suhu air, densitasnya semakin rendah (gr/cm3).

Ringkas kata, lokasi ideal termasuk masalah suhu ini penting diperhatikan. Budidaya lele idealnya ada di dataran rendah 1 – 700 m optimal. Suhu 26 – 30 derajat C. Perkembangan 25-28, pertumbuhan 26-30 dan Pemijahan 24 – 28 derajat C. Sementara oksigen terlarut 4 – 8,11 ppm.

Semua itu harus kita perhatikan, karena suhu memberikan dampak pada aktivitas makan ikan, metabolisme dan nafsu makanya,  pada penurunan gas (oksigen) terlarut dalam air kolam itu sendiri dan dalam kasus suhu yang ekstrim malah bisa menyebabkan kematian ikan.

Namun ingat, membahas masalah suhu dan aerasi saja tidaklah cukup. Ada 7 aspek penting yang harus kita perhatikan untuk percepatan pertumbuhan lele ini. Yaitu benih, sistem yang dipilih, aerasi, kualitas pakan dan fermentasi, probiotik premium, pemberian suplemen herbal dan sortasi.

Nah teman-teman… untuk lebih mendalami Budisaya Lele Organik dengan Sistem “Flock Culture”, teman-teman bisa mengikutinya dalam public training, private training dan online training yang kami selenggarakan. Informasi selengkapnya, silakan kontak saja : Agung MSG – 0813 2045 5598.