Minyak sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi di dunia. Minyak yang murah, mudah diproduksi dan sangat stabil ini digunakan untuk berbagai variasi makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan juga bisa digunakan sebagai sumber biofuel atau biodiesel.

Produksi minyak sawit dunia didominasi oleh Indonesia dan Malaysia. Kedua negara ini secara total menghasilkan sekitar 85-90% dari total produksi minyak sawit dunia. Pada saat ini, Indonesia adalah produsen dan eksportir minyak sawit yang terbesar di seluruh dunia.

Sementara itu di pasar dunia, dalam 10 tahun terakhir, penggunaan atau konsumsi minyak sawit tumbuh sekitar rata-rata 8%-9% per tahun. Ke depan, laju pertumbuhan ini diperkirakan akan terus bertahan, bahkan tidak tertutup kemungkinan meningkat sejalan dengan trend penggunaan bahan bakar alternatif berbasis minyak nabati atau BBN seperti biodiesel.

Nah, dititik ini produksi kelapa sawit bisa kita tingkatkan dengan tidak mengandalkan pada ekstensifikasi area perkebunan sawit, tapi kita fokuskan pada peningkatan produksi sawit. Dan sebagaimana kita ketahui, 55% hasil produksi panen itu tergantung dari pupuk. Tentu saja pupuk yang kita harapkan dan dapat diandalkan pupuk hayati organic yang sudah teruji di berbagai sentra produksi pertanian dan perkebunan. Dialah pupuk unggulan terdepan di Indonesia : pupuk MaxiGrow.

Ringkas kata, yuk kita melihat bagaimana performa pupuk hayati MaxiGrow ini mampu memberi peningkatan produksi cukup signifikan dan memuaskan para petani di berbagai perkebunan sawit di Jambi dan di beberapa daerah sentra produksi pertanian.

Yuk kita lihat videonya, lebih jelas :

  1. Video Sawit 1
  2. Video Sawt 2

Informasi lebih lengkap mengenai bagaimana cara mengaplikasikan pupuk MaxiGrow untuk buah sawit, silakan kontak langsung Agung MSG di : 0813 2045 5598 (WA, SMS, Telegram, Call) atau Agen MaxiGrow Indonesia terdekat di kota Anda.