Ingat ini : Jangan Coba-Coba Belajar Sendiri Berbudidaya Ikan Lele Organik !

Ada puluhan orang di Indonesia yang mengubungi saya saat mereka menemukan masalah menjalankan usaha budidaya lelenya.

Penyebabnya beragam. Ini penyebab utama yang sering saya dapatkan :

  1. Ada yang buka sejumlah kolam dengan panduan belajar otodidak dari buku dan Mbah Google dan Paman YouTube. Ini parah, buka dulu kolamnya baru belajar kemudian. Saya kira, ini sangat mahal investasinya. Terutama investasi waktu yang tak tergantian, karena coba-coba try and error, plus stress yang mengiringi. Di komunitas kami, cara ini biasa kami sebut sebagai “Comotologi”, ilmunya comot sana dan comot sini. Sistemnya RAS, probiotiknya dan hasilnya ingin Bioflok, dengan SOP Green Water System. Ya… amburadul….
  1. Mengandalkan belajar ke teman, saudara atau kenalan di komunitas yang sudah menjalankan budidaya lele ini lebih dulu.
  1. Ikut training dari trainer yang kurang kualified, trainer yang ngaku-ngaku sudah buka disana-sini namun tak memberi akses kepada ybs.
  1. Ikut-ikutan karena menganggap ini budidaya yang gampang dijalankan, bahkan menganggapnya sangat mudah dan bisa meraup keuntungan dengan cepat.

Lalu seharusnya seperti apa solusinya ?

Mudah saja. Cari ahlinya, cari pakarnya. Trainer yang sudah melanglang buana melintas ke beberapa propinsi. Bukan trainer local yang mengadakan training di area zona nyamannya saja. Lalu jadikan trainer itu sebagai coach anda.

Manfaat Coach itu banyak, antara lain :

  1. Keberadaan kita akan diakui, bahwa kita ini pemula, newbie, yang tak tahu apa-apa dan awam bingits.
  1. Kita belajar dari kasus-kasus terdahulu yang gagal dan yang sukses, dan tak perlu lagi melakukan kegagalan yang sama yang sudah terjadi pada di masa lalu.
  1. Kita akan diingatkan sejak awal (semcam deteksi dini) oleh Coach Trainer kita, bila apa yang akan kita lakukan berpotensi menyebabkan kesalahan, kerugian atau pun kegagalan.
  1. Memiliki Coach / Trainer memungkinkan keberhasilan dapat diraih lebih cepat, lebih baik, lebih efektif dan lebih murah, dibandingkan dengan cara coba-coba dengan ilmu “sakarepologi”, atau try and error dengan ilmu dan anggapan yang senyatanya masuk kategori “sesatologi”.
  1. Pengembangan potensi dan kinerja kita akan dipantau dan didorong terus oleh trainer.
  1. Saat kita punya coach, kita akan puas saat kita mampu meningkatkan hasil capaian dan prestasikita lebih baik daripada sebelumnya.
  1. Saat kita punya coach, kita akan dikondisikan, dilatih dan dibentuk untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, lebih termotivasi dan berkomitmen penuh – suka duka dijalani, susah senang dilakoni, sukses dan “gagal” terus dinikmati – untuk bisa panen dengan hasil yang baik, sukses dan lebih mandiri kedepannya.
  1. Dan yang lebih penting lagi, kita terlatih untuk mengambil keputusan yang paling tepat, benar dan efektif.
  1. Hasil riset dari ICF, coaching mampu meningkatkan performa kerja 70%, meningkatkan manajemen bisnis 61%, meningkatkan manajemen waktu 57%, dan meningkatan efektifitas tim hingga 51%.

Jadi, mau sampai kapan belajar Leleologi dengan cara sendiri, otodidak yang mungkin saja itu malah beraliran “sakarepologi” atau bahkan “sesatologi” ?

Dan kabar gembiranya, kini dengan kemajuan teknologi, kita bisa training online Budidaya Lele Organik Modern “Flock Culture System” dengan cara yang mudah, sederhana dan mewujud nyata. Setiap peserta akan dipandu tahap demi tahap hingga panen, sukses dan mandiri disela-sela waktu dan kesibukan kita.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan kontak saja : Agung MSG – 0813 2045 5598 (WA/Call/Telegram)