Petani pembelajar itu petani yang kaya hati
Punya visi
Punya tekad
Dan banyak aksi

Petani pembelajar adalah petani yang rendah hati
Lebih senang berbagi daripada berkompetisi
Lebih senang menginspirasi
Daripada jadi pemerhati dan senang mengkritisi

Petani pembelajar adalah petani yang senang belajar
Melupakan gelar, ilmu ia kerja
Cemoohan jadi bahan bakar
Percobaan demi percobaan ia gelar
Tekad dan bayangan kesuksesan ia bakar

Petani pembelajar itu petani yang lebih senang bergaul dengan orang miskin
Bergaul didalamnya dan mencoba memahami
Mengajak berdiskusi dan bersama mencari solusi
Bukan berselfi-ria dengan juragan-juragan kaya
Dan berbangga-bangga, saya sudah disini, saya sudah disana
Pertunjukan aktvitas yang begitu-begitu saja

Petani pembelajar adalah petani yang senang berinvestasi
Investasi waktu, investasi ilmu dan investasi tenaga untuk sebuah visi
Suka pada pelatihan dan pembelajaran
Dan meragukan ilmu-ilmu jalanan dan gratisan

Petani pembelajar adalah petani yang suka hal yang baru
Mencoba hal-hal yang baru
Kreativitas, inovasi dan teknologi ia cumbu
Tak ada istilah susah, tak ada istilah belum berpengalaman
Tapi yakin keahlian dan kebebasan itu bisa disandingkan

Petani pembelajar itu bukan petani yang suka banyak bertanya
Tapi lebih banyak belajar dan berkarya nyata
Memacu tindakan, bukan terobsesi bertanya pada Prof Google dan teman-teman
Lebih banyak berdoa dan dzikir, daripada mikir
Lebih banyak berinstrospeksi, menyapa hati dan menimbang rasa
Daripada menilai sini, menilai sana, menghakimi orang-orang yang tak ia suka

Petani pembelajar adalah petani yang tak suka menunggu waktu
Menunggu momen, menunggu kesempatan
Namun menciptakan peluang, memanfaatkan kekuatan
Dan menyadari kelemahan, mengantisipasi ancaman dan kerugian

Petani pembelar adaah petani yang terobsesi aksi dan aksi
Dan saat ia berprestasi, ia segera mengajak dan memotivasi sahabat dan relasi
Bukan dan tak mau memproklamirkan diri
Karenanya, ia tak pernah bilang, “Saya juga bisa”
Tapi karena dia bertekad, “Insya Allah, saya yakin bisa !”

Petani pembelajar adalah petani yang hidupnya bersahaja
Tidak gaya-gaya, namun terus berkarya nyata
Untuk diri, keluarga, lingkungan dan orang-orang yang dicintainya
Karena sebaik-baiknya hidup adalah yang paling banyak karyanya
Dan sebaik-baik orang adalah yang paling banyak manfaatnya

Salam hangat dari hati, A-MSG 040218