Perikanan

Aplikasi MaxiGrow Untuk Perikanan

APLIKASI MAXIGROW PADA PERIKANAN

MaxiGrow mengandung mikroorganisme-mikroorganisme yang menguntungkan pada budidaya perikanan. Mikroorganisme tersebut bekerja sangat efektif pada dasar kolam / tambak atau pun di perairan. Maxigrow untuk perikanan adalah teknologi probiotik khusus untuk kolam / tambak, setelah melalui proses yang cukup panjang dan telah diuji di beberapa lokasi kolam / tambak yang menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.

Inovasi riset yang dilakukan pada MaxiGrow berhasil menghimpun jenis-jenis mikroorganisme penting yang memberikan manfaat dengan fungsi masing-masing, yaitu Azotobacter Sp, Azoospirilium Sr, Mikroba Selulolitik (Mikroba pendegradasi selulosa), Mikroba Pelarut Fosfat, dan Lactobacillus Sp. Selain itu juga ada mikroba : Pseudomonas Flueorecent, Rhizobium Sp, Trichodema Sp, Hormon IAA, Hormon Giberlin, Hormon Kinetin dan Hormon Zeatin.

ikan patin maxigrow

APLIKASI MAXIGROW PADA PERIKANAN

Untuk Ikan Air Tawar / Ikan Mas, Bawal, Gurame, Nila, dll (Kolam Darat) dengan asumsi Aplikasi / Penggunaan pada kolam / empang baru untuk 1 (satu hektar)

  1. Lakukan pengolahan (proses fisika) tanah dalam kondisi sedikit air. Siapkan lahan perikanan dengan mencangkul / membajak tanah sedalam cangkul (+/- 20 cm).
  1. Berikan gamping, kapur (untuk nyirih) atau dolomit untuk mengurangi asam.
  1. Sebarkan kotoran ayam / sapi, jerami, cacahan pohon pisang, talas, atau daun, keladi sebagai media plankton / mikroorganisme.
  1. Tebarkan / semprot tanah / siramkan secara merata 2 liter MG1 yang sudah diencerkan dengan 80 liter air dengan MaxiGrow pada saat pengolahan kolam.
  1. 7 – 10 hari kemudian, masukkan / rendam kolam secukupnya setinggi 25 cm, lalu siramkan kembali secara merata 2 ltr MG1 yang sudah diencerkan dengan 80 liter air.
  1. Biarkan selama 2 – 3 hari.
  1. Setelah permukaan kolam terlihat warna biru dan lumut kecil mulai tumbuh, naikkan air setinggi 0,70 s/d 1 m, dan masukan benih ikan untuk pembesaran. Sebaiknya bibit ditebar agak besar untuk mempercepat pertumbuhan : lele, patin, dan gurame. Sepertiga (1/3) luas area kolam bisa dimanfaatkan untuk lele dengan jaring terapung bila disatukan dengan ikan.
  1. Perlahan tinggikan permukaan air secara perlahan untuk mempertahankan kondisi udara dan ketinggian air kolam.
  1. Untuk selanjutnya, setiap 3 – 4 minggu ditaburkan larutan 1 liter MG1 yang sudah diencerkan dengan 80 liter air pada permukaan secara merata.

Aplikasi / penggunaan melalui pakan / pelet : Larutkan 10 ml (1 tutup botol) MG1 dengan air secukupnya untuk maksimal 3 kg pelet.

Aplikasi/penggunaan pada kolam/ empang baru untuk 1 hektar : Setelah pengolahan tanah (dalam kondisi sedikit air) 3 hari kemudian, baru masukan ikan.

PERHATIAN !!

  • Jangan dicampur dengan bahan kimia dan antibiotik.
  • MaxiGrow diberikan untuk penggunaan eksternal, yaitu diberikan pada tanah saat pengolahan lahan, dan pada air pada saat pemeliharaan.
  • Probiotik dalam kondisi baik apabila masih beraroma wangi. Apabila berbau busuk, JANGAN DIGUNAKAN.
  • Diencerkan dengan air (JANGAN air ber-KAPORIT)

Untuk melihat lebih jelas, silakan klik tautan YOUTube ini : MaxiGrow Bagus untuk Ikan dan Perikanan.

TESTIMONI MAXIGROW UNTUK PERIKANAN

  1. Aquarium #1 : “Saya punya aquarium bundar di rumah. Kata orang, ikan mudah mati di aquarium bundar. Alhamdulillah ikannya pada genit dikasih MG1 pada pakannya. Padahal ukuran ikan variatif. Setelah diberi MG1 tidak ada yang mati ~ Arif Purwawinangun ~

           Aquarium #2. : Meskipun pupulasinya banyak, ikan tetap aktif dan lincah. Tidak ada yang loyo.. hehehe… ~ Andi Kuswandi ~

  1. Ikan : Laporan dari Sukabumi ikan umur 45 hari setelah menetas, kondisi ikannya setelah menggunakan MaxiGrow tumbuh bagus dan kuat, sehingga angka kematian benih ikan lebih sedikit.
  1. Ikan : Dalam 100 hari : 1 kg 3 – 4 ekor, tanpa pakan pelet.
  1. Pembenihan Ikan Bawal : Panen biasanya 40 hari, ini panen umur 30 hari. Jadi 10 hari lebih cepat (MI: Ahyad). Itu artinya produktivitas waktu naik 25%. Sangat siginifikan !
  1. Pembenihan Lele : “Selama 15 tahun, belum pernah saya menemukan formula bagus seperti MaxiGrow ini. Pertumbuhan dan kesehatan bibitan lele saya bagus sekali. Tak hanya itu, petani-petani ikan binaan saya pun ikut senang, karena dalam waktu 40 hari bibit lele piton petani binaan saya sudah sebesar jempol kaki dan pertumbuhannya cepat” (Fery Riki – Kota Langsa, Aceh). Ini sungguh luar biasa. Bibit lele Mas Riki ada kenaikan 126% pertumbuhannya. Atau ada kenaikan 380% lebih baik dari merk lain !
  1. Pembenihan Ikan Mas : Hasilpembenihan ikan mas jauh lebih banyak, ikan lebih berisi, warna lebih cerah dan tahan cuaca ekstrim
  1. Ikan Nila Merah : Usia Panen Burayak ke ukuran belo (2 – 3 cm) hanya 23 hari di Cibaraja Sukabumi dimana yang biasa 40 – 45 hari. Itu berarti 17 hari lebih cepat dan produktivitas naik setidaknya 42,5% (Testimoni Ir. Herri Gunawan)
  1. Ikan Patin : Pengembangbiakan Ikan Patin di kolam dapat dilihat. Ikan lebih cepat besar, ikan segar, panen cepat, dan panen melimpah. Ikan patin ditebar bulan Januari 2016 dengan ukuran 10 – 12 ekor / kg dan panen 21 Juni 2016 sudah berukuran 7 – 8 kg per ekornya.
  1. Ikan Sidat : Alhamdulillah,tidak ada sidat yang mati setelah dipindahkan ke kolam. Untuk tingkat pemulihan dan adaptasi dengan menggunakan MaxiGrow cukup efektif. Karena stress dalam perjalanan dan kadar CO di box yang meningkat yang biasanya dari 500 ekor ada 10-30 ekor yang mati sebelum pakai MG1. Selain itu, setelah beberapa hari kemudian, Alhamdulillah tingkat kematian masih 0%. Dan tingkat pertumbuhan meningkat sampai 40% dan memangkas waktu panen yang tadinya 1,5 – 2 tahun, Insya Allah diprediksi bisa sampai 7 – 10 bulan ! (MI : Cepy Lesmana)
  1. Ikan di Aquarium : Aplikasi untuk ikan di Aquariuam menjadikanikan lebih lincah dan air tidak bau (MI : Andi Kuswandi)
  1. Ikan di Kolam Terapung : 10 hari setelah tebar ikan, jumlah 250 kg per ekor 100 ekor, tiap hari mati antara 10 – 20 ekor. Setelah pakai MG1, baru 3 hari yang mati 0 (nol) ekor.
  1. Bibit Lele : Bibit Lele ukuran 1 liter isi 5000 ekor hanya ada 1 ekor yang mati, saat hujan besar. Biasanya akan banyak yang mati bila terkena hujan besar malam hari.
  1. Lele Bio Flok : Budidaya Ikan Lele dengan Sistem BioMaksi (Bioflok) bisa meningkatkan produksi hingga 105% dalam waku 3 bulan.
  1. Lele Sangkuriang : media kolam jadi kaya dengan pakan alami ikan (warna hijau pekat), tingkat kematian turun 0 – 5%, daging ikan lebih padat dan gurih (tidak berbau lumpur), pH air terkontrol, hemat pakan ikan 20 – 30%, dan FCR 8 – 9% (FCR/ Feed Convertion Ratio, adalah berapa banyak pakan (kg) yang diberikan untuk menghasilkan 1 kg daging ikan). Dalam satu bulan, lele sudah dapat dipanen. Hasilnya 40% lebih banyak dibanding cara konvensional. Tumbuh maksimal, hasil melimpah.

Testimoni #2 – Budi Sulistyo : Penebaran lele sangkuriang sebanyak 500 ekor. Setelah 2 minggu hanya 1  ekor yang mati, itu                pun karena diserang yang lain. Pertumbuhan berat badan >200%.

  1. Udang : Aplikasi MaxiGrow pada Udang umur 2,5 bulan sudah mencapai size 20-25 di Tarakan- Kaltim.

Agung MSG – Warehouse MaksiPlus

Teknologi MG1

Official Partner

@maxigrowindonesia

Google Plus

ProAssaudah

MaxiGrow MultiGuna

Teknologi MG1

Modul Budidaya Lele

Teknologi MG1

Bank

Teknologi MG1