Komoditas perkebunan kakao di Indonesia, masihlah cukup prospektif. Alasannya, karena perkakaoan dunia beberapa tahun terakhir sering mengalami defisit, sementara di satu sisi kondisi harga kakao dunia sekarang ini relatif stabil dan cukup tinggi.

Perkebunan kakao juga berperasn sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara, mendorong pengembangan wilayah dan yang tak kalah pentingnya mampu menopang pengembangan agroindustri.

Kakao atau buah coklat, adalah buah tanaman keras yang perlu unsur hara makro dan mikro yang lengkap untuk menghasikan produksi yang maksimal. Dan produktivitas itu bisa didongkrak secara maksimal dengan memperhatikan kontributor terbesar hasil panen, yaitu pupuk dan pemupukan yang tepat. Temuan di lapangan, pupuk yang kandungan hormon dan bakteri mikroorganisme yang lengkap, teruji dan terbukti di lapangan adalah pupuk organik cair berkualitas premiun : Maxigrow MG1.

Sebagaimana kita ketahui, pohon coklat itu tumbuh didaerah tropis, pada ketinggian 10 hingga 500 m diatas permukaan laut. Pohon coklat pada umumnya dapat mencapai tinggi 5 – 6 m, dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun sejak umur 4 – 5 tahun.

Cara penggunaan MaxiGrow yang dikombinasikan dengan pupuk kimia sebagai puppuk dasar pada kakao, tentu tergantung dari usia tanamannya itu sendiri.

Aplikasi Maxigrow pada kakao yang akan diberikan tergantung pada umur kakaonya itu sendiri. Untuk mengetahui bagaimana aplikasi pupuk Maxigrow ini pada persiapan lahan, pada tanaman yang belum menghasilkan, atau juga tanaman kakao yang sudah menghasilkan buah namun belum maksimal, silakan kontak saja Warehouse Maxigrow Indonesia.

Insya Allah, dengan pupuk dan cara pemupukan yang tepat, buah kakao akan jadi lebat, bagus dan segar, Informasi mengenai bagaimana cara persiapan lahan dan seterusnya, silakan kontak saja :

Agung MSG, Warehouse Maxigrow Indonesia.
HP : 0813 2045 5598 (Telegram, WhatsApp)