Jenis sayuran tahunan semusim seperti tanaman terong (Solanum melongena), akan bagus bila dibudidayakan dengan menggunakan pupuk organik cair Maxigrow MG1. Meski asalnya tanaman ini banyak dijumpai tumbuh liar di hutan yang cukup subur, namun dengan menjaga tingkat kesuburan yang sama maka terong ini bisa ditanam sebagai tanaman sayuran di berbagai lahan pertanian.

Beragam terong lokal (terong Asam, terong Bogor, terong Gelatik, terong Kopek, terong Medan, terong Pondoh) hingga terong impor (terong Belanjda, terong Jepang), bentuk dan warna buahnya cukup beragam. Ada yang putih, hijau, ada juga yang warna ungu. Bentuknya, ada yang bulat, lonjong besar, hingga lonjong dengan ujung lancip.

Kondisi tanah ideal agar berproduksi maksimal :

  • Tanah lempung berpasir
  • PH kisaran pH 6,5-7.
  • Suhu kisaran suhu 22-30o
  • Butuh sinar matahari yang cukup, karenanya cocok ditanam pada musim kemarau.

Untuk meminimalisasi gangguan hama dan penyakit, rotasikan penanamannya tidak dengan keluarga cabe, tomat dan kentang.

PEMBIBITAN

Rendam benih dengan larutan MaxiGrow ( 10 ml MaxiGrow 1 liter air) selama 1 – 2 jam lalu dikeringanginkan. Setelah siap, benih disemaikan sampai siap tanam

Untuk penyemaian benih terong, pengolahan tanah dan penanaman, hingga perawatan budidaya terong dan panennya, adalah relatif sama dengan cara-cara yang biasa dilakukan para petani sayuran terong lainnya. Hanya saja, satu hal yang penting diperhatikan, gunakan pupuk organik cair Maxigrow MG1 agar hasil panennya maksimal. Persis seperti terong Bapak Anton dari Nagari yang berbuah maksimal, luar biasa padat dan memuaskan.

Tak hanya Pak Anton yang sukses dan bagus panen terongnya, petani-petani lain yang pupuknya menggunakan pupuk hayati Maxigrow pun, mendapatkan hasil yang bagus pula seperti foto-foto dibawah ini :

Informasi lebih jauh mengenai pupuk ini, silakan kontak saja : Agung MSG – HP : 0813 2045 5598 (Telegram, WhatsApp, Call),